Kenali sumber protein terbaik, hitung porsi yang pas untuk tubuh Anda, dan susun menu yang mudah disiapkan setiap hari.
Mulai GratisDari telur rebus hingga tempe bakar — inspirasi menu tinggi protein yang menggugah selera.





Dari sulit kenyang sampai lebih bertenaga — begini pengalaman pengguna MakananTinggi.
Dulu saya kira makan tinggi protein harus mahal. Ternyata telur, tempe, dan dada ayam sudah cukup. Sekarang saya jarang ngemil karena kenyang lebih lama.
Saya jaga pola makan pasien tiap hari, dan panduan porsi protein di sini benar-benar masuk akal. Angka gramnya jelas, bukan sekadar anjuran umum.
Yang saya suka, tiap sumber protein dijelaskan lengkap dengan kandungannya. Menu ikan dan tahu jadi variasi baru untuk keluarga saya.
Panduan porsi, sumber, dan menu yang mudah diikuti
Protein bukan hanya urusan otot — ia menjaga rasa kenyang, memperbaiki jaringan tubuh, dan menstabilkan energi sepanjang hari.
Sebagai patokan sederhana, tubuh dewasa yang aktif memerlukan sekitar 1,2 sampai 1,6 gram protein per kilogram berat badan setiap hari. Artinya seseorang dengan berat 60 kg butuh kurang lebih 72 hingga 96 gram, yang bisa dibagi rata ke tiga sampai empat kali makan.
Kabar baiknya, sumbernya melimpah dan terjangkau. Satu butir telur menyumbang sekitar 6 gram, 100 gram dada ayam sekitar 30 gram, sepotong tempe sekitar 15 gram, dan segelas susu atau seporsi ikan menutup sisanya. Kombinasi hewani dan nabati membuat asam amino lebih lengkap.
Kunci agar tidak jenuh adalah rotasi. Selang-seling antara telur, ikan, ayam, tahu, tempe, kacang-kacangan, dan produk susu supaya lidah tetap senang dan nutrisi tetap bervariasi sepanjang minggu.
Membagi protein secara merata di setiap waktu makan terbukti lebih efektif menjaga rasa kenyang dan sintesis otot dibanding menumpuknya hanya saat makan malam.
Waktu juga berperan. Menambahkan protein saat sarapan — misalnya telur atau yogurt — membantu menekan keinginan ngemil di siang hari dan menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Untuk yang berlatih di gym, mengonsumsi protein dalam rentang beberapa jam setelah olahraga mendukung pemulihan dan pertumbuhan otot. Tidak perlu buru-buru dalam hitungan menit; total asupan harian yang lebih menentukan.
Perhatikan pula cara memasak. Merebus, mengukus, dan memanggang mempertahankan nilai gizi lebih baik daripada menggoreng dalam minyak banyak, sekaligus menekan tambahan kalori yang tidak perlu.
Terakhir, baca label dengan cermat. Beberapa produk "tinggi protein" ternyata juga tinggi gula dan garam, jadi bandingkan kandungan per sajian sebelum memasukkannya ke keranjang belanja.

Hasil nyata saat protein harian benar-benar tercukupi.
Angka gizi yang jelas, bahan lokal, dan menu yang benar-benar bisa dimasak di dapur rumah.


Fokus pada telur, tempe, tahu, ikan, dan ayam yang mudah ditemukan di pasar dan warung sekitar Anda.
Setiap sumber dan resep dilengkapi kandungan protein per porsi, jadi Anda tidak perlu menebak-nebak.
Resep tinggi protein untuk hari sibuk — banyak yang bisa matang dalam 15 sampai 20 menit.
Dapatkan daftar sumber protein dan contoh menu harian langsung ke kotak masuk Anda.
Dapatkan MenunyaGratis • Tanpa kartu kredit
Isi formulir singkat ini dan kami kirimkan daftar sumber protein beserta contoh menu harian Anda.
Kami tidak akan pernah membagikan data Anda.